Apakah Anda berencana bepergian ke destinasi yang sering hujan? Mungkin Anda baru saja pindah ke iklim yang sering hujan? Atau mungkin payung lama Anda yang terpercaya akhirnya rusak, dan Anda sangat membutuhkan penggantinya? Kami memilih berbagai ukuran dan gaya untuk digunakan di mana saja, mulai dari wilayah Pasifik Barat Laut hingga kaki pegunungan Rocky Mountains, dari pusat kota dan sekitarnya. Kami menguji payung tradisional dengan gagang melengkung, model kompak yang cerah, gaya kasual bisnis, dan versi praktis yang mudah dibawa saat bepergian.
Kami menyebutkan beberapa metrik untuk membandingkan nuansa setiap produk. Secara umum, ada dua jenis payung yang beredar di pasaran: model kompak (yang dapat dipanjangkan) dan model lurus. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Model kompak ringan dan berukuran lebih kecil saat terlipat penuh, sedangkan model non-kompak cenderung lebih berat dan tidak mudah dibawa. Model dengan poros tetap umumnya lebih kokoh, dan, seperti yang terlihat dari pengalaman kami, tidak satu pun model non-kompak yang terbalik karena angin selama pengujian kami.
Kami telah menyusun garis besar tentang apa yang perlu Anda pertimbangkan saat membeli payung. Namun pertama-tama, kami ingin memberikan informasi lebih lanjut tentang perbedaan antara berbagai desain dan manfaat dari masing-masing desain.
Tidak Kompak
Model-model ini, yang juga dikenal sebagai payung model poros tetap, dulunya merupakan satu-satunya jenis yang tersedia. Untuk menutupnya, kanopi cukup dilipat di sekitar poros, sehingga Anda hanya memiliki tongkat seperti tongkat jalan. Pada model tradisional yang telah kami uji, porosnya terbuat dari satu potong kayu atau logam, yang seringkali kami anggap cukup kokoh. Karena kanopi ini tidak dapat ditekan ke bawah, jeruji rangka tidak memiliki banyak engsel. Secara keseluruhan, kami menemukan kesederhanaan model tradisional lebih tahan lama dan mampu menahan pembukaan dan penutupan berulang kali. Kami juga berpikir desain ini cenderung mendapatkan poin gaya karena tampilannya yang lebih "halus" atau klasik. Contohnya adalah payung kayu Auto Open Wooden dengan fitur kayu dan pegangan melengkung.
Kelemahan model non-kompak biasanya terletak pada ukuran dan beratnya. Namun, salah satu produk unggulan kami menunjukkan bahwa Anda benar-benar bisa mendapatkan semuanya: daya tahan, bobot ringan, dan perlindungan hujan yang sangat baik. Ini adalah model dengan panjang tetap yang dirancang untuk mendapatkan semua manfaat menggunakan payung. Desain gagangnya yang sederhana memiliki ukuran yang pas dan dapat diikatkan dengan mudah ke ransel. Bahkan dilengkapi dengan sarung bahu jaring ringan.
Kompak
Model kompak, atau "travel", dirancang agar mudah dibawa kapan pun badai mulai datang. Model ini menggabungkan tiang teleskopik dengan kanopi lipat agar sangat mudah dibawa. Saat dilipat, jenis ini membutuhkan ruang yang jauh lebih sedikit daripada pesaing non-kompak. Model ini juga cenderung jauh lebih ringan daripada model tradisional. Pilihan yang tepat untuk bepergian, model ini biasanya satu-satunya pilihan untuk disimpan di dalam tas tangan, tas jinjing, atau tas kerja Anda.
Namun, faktor-faktor yang membuat model kompak mudah diangkut juga cenderung membuatnya kurang tahan lama. Ada beberapa alasan untuk ini, terutama karena adanya lebih banyak bagian yang bergerak, seperti engsel pada penyangga. Penggunaan dan penyalahgunaan berulang dapat melemahkan semua bagian yang bergerak ini. Engsel tambahan juga meningkatkan kemungkinan kanopi akan terbalik saat angin kencang. Selain itu, poros yang lebih ringan pada model kompak yang telah kami uji sejauh ini terasa kurang kokoh secara keseluruhan karena tabung teleskopik yang saling tumpang tindih, yang menciptakan potensi rotasi yang tidak diinginkan.


Jika Anda tidak tahu payung mana yang harus dibeli, Anda dapat mengunjungi situs web resmi kami (www.ovidaumbrella.com), atau menghubungi kami untuk merekomendasikan sesuatu yang sesuai untuk Anda.
Waktu posting: 16 Mei 2022
