Negara-negara tetangga selalu dipengaruhi oleh budaya Tiongkok. Di Semenanjung Korea, Tahun Baru Imlek disebut "Hari Tahun Baru" atau "Hari Tahun Lama" dan merupakan hari libur nasional dari tanggal 1 hingga 3 bulan pertama. Di Vietnam, liburan Tahun Baru Imlek berlangsung dari Malam Tahun Baru hingga 3 bulan pertama, dengan total enam hari, ditambah hari Sabtu dan Minggu libur.
Beberapa negara Asia Tenggara dengan populasi Tionghoa yang besar juga menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur resmi. Di Singapura, tanggal 1 hingga 3 bulan pertama adalah hari libur nasional. Di Malaysia, di mana warga Tionghoa составляет seperempat dari populasi, pemerintah telah menetapkan tanggal 1 dan 2 bulan pertama sebagai hari libur resmi. Indonesia dan Filipina, yang memiliki populasi Tionghoa yang besar, menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional masing-masing pada tahun 2003 dan 2004, tetapi Filipina tidak memiliki hari libur resmi.
Dahulu Jepang merayakan Tahun Baru berdasarkan kalender lama (mirip dengan kalender lunar). Setelah peralihan ke kalender baru sejak tahun 1873, meskipun sebagian besar Jepang tidak lagi merayakan Tahun Baru berdasarkan kalender lama, daerah-daerah seperti Prefektur Okinawa dan Kepulauan Amami di Prefektur Kagoshima masih mempertahankan tradisi Tahun Baru berdasarkan kalender lama.
Reuni dan pertemuan
Masyarakat Vietnam menganggap Tahun Baru Imlek sebagai waktu untuk mengucapkan selamat tinggal pada yang lama dan menyambut yang baru, dan biasanya mulai berbelanja untuk Tahun Baru sejak pertengahan Desember menurut kalender lunar untuk mempersiapkan diri menyambut Tahun Baru. Pada malam Tahun Baru, setiap keluarga Vietnam menyiapkan makan malam Tahun Baru yang mewah, di mana seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam reuni.
Keluarga-keluarga Tionghoa di Singapura berkumpul setiap tahun untuk membuat kue Tahun Baru Imlek. Keluarga-keluarga berkumpul untuk membuat berbagai macam kue dan membicarakan kehidupan keluarga.
Pasar Bunga
Berbelanja di pasar bunga adalah salah satu kegiatan terpenting dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Vietnam. Sekitar 10 hari sebelum Tahun Baru Imlek, pasar bunga mulai ramai.
Ucapan selamat tahun baru.
Warga Singapura selalu memberikan sepasang jeruk mandarin kepada teman dan kerabat mereka saat mengucapkan selamat Tahun Baru, dan jeruk tersebut harus diberikan dengan kedua tangan. Tradisi ini berasal dari kebiasaan Tahun Baru Kanton di Tiongkok selatan, di mana kata Kanton "kangs" selaras dengan "emas", dan pemberian kangs (jeruk) menandakan keberuntungan, kemakmuran, dan perbuatan baik.
Memberikan penghormatan kepada Tahun Baru Imlek
Warga Singapura, seperti halnya warga Tionghoa Kanton, juga memiliki kebiasaan memberi penghormatan kepada Tahun Baru.
“Pemujaan Leluhur” dan “Rasa Syukur”
Begitu lonceng Tahun Baru berbunyi, masyarakat Vietnam mulai memberi penghormatan kepada leluhur mereka. Lima piring buah, yang melambangkan lima elemen langit dan bumi, merupakan persembahan penting untuk mengungkapkan rasa syukur kepada leluhur dan mendoakan Tahun Baru yang bahagia, sehat, dan beruntung.
Di Semenanjung Korea, pada hari pertama bulan pertama, setiap keluarga mengadakan upacara "ritual dan ibadah tahunan" yang formal dan khidmat. Pria, wanita, dan anak-anak bangun pagi-pagi, mengenakan pakaian baru, beberapa dengan pakaian tradisional nasional, dan membungkuk kepada leluhur mereka secara bergantian, berdoa memohon berkah dan keselamatan mereka, lalu memberi hormat kepada para tetua satu per satu, berterima kasih atas kebaikan mereka. Saat memberi salam Tahun Baru kepada para tetua, yang lebih muda harus berlutut dan bersujud, dan para tetua harus memberi "uang Tahun Baru" atau hadiah sederhana kepada yang lebih muda.
Waktu posting: 03 Februari 2023